Selasa, 07 November 2017

Konsep Memory

KONSEP MEMORY
  •  Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi.
  • Program bisa diproses jika ada di memori
  Register di CPU, berada di level teratas. Informasi yang berada di register dapat diakses dalam satu clock cycle CPU.
  Primary Memory (executable memory), berada di level tengah. Contohnya, RAM. Primary Memory diukur dengan satu byte dalam satu waktu, secara relatif dapat diakses dengan cepat, dan bersifat volatile.
  Secondary Memory, berada di level bawah. Contohnya, disk atau tape. Secondary Memory diukur sebagai kumpulan dari bytes  (block of bytes), waktu aksesnya lambat, dan bersifat non-volatile.

  Sistem Operasi bertugas untuk mengatur  penggunaan memori untuk banyak proses.
  Memori harus digunakan dengan baik, sehingga dapat memuat banyak proses dalam suatu waktu.
  Memory manager mengatur bagian mana dari memori yang harus digunakan dan mana yang tidak pada suatu waktu,
  memory manager juga mengalokasikan memori untuk proses-proses yang membutuhkannya serta men-dealokasikannya kembali saat proses-proses tersebut tidak lagi membutuhkannya.
  Masalahnya adalah bagaimana jika memori tidak lagi cukup untuk menampung semua proses yang akan dieksekusi? swapping.

Akses Legal

Proteksi di atas dilakukan oleh perangkat keras. Perangkat keras menyediakan dua register, yaitu base
register dan limit register. Base register memegang alamat fisik terkecil yang dilegalkan, sedangkan
limit register menentukan ukuran dari jarak alamat tersebut. Contohnya jika base register memegang
300040 dan limit register 120900, maka program bisa mengakses secara legal di semua alamat dari 300040 sampai 420940.

Address Binding
  Sebuah prosedur untuk menetapkan alamat fisik yang akan digunakan oleh program yang terdapat di dalam memori utama.

Compilation time.
  Pada saat program di complie akan menghasilkan alamat. Bila suatu saat terjadi pergeseran alamat dari program tersebut maka untuk mengembalikan ke alamat yang seharusnya dapat dilakukan kompilasi ulang. Contoh : file bertipe .com yang merupakan hasil dari kompilasi program
Load time.
  binding terjadi pada waktu program telah selesai di- load. Contoh: File bertipe .exe.

Execution time.
  binding akan dilakukan pada saat run time. Pada saat run time dibutuhkan bantuan hardware yaitu MMU (Memory Management Unit).

Alamat Logika dan Fisik
       Alamat yang dihasilkan oleh CPU berupa alamat logika, sedangkan yang masuk ke dalam memori adalah alamat fisik.
       Pada saat program berada di CPU, program tersebut memiliki alamat logika, kemudian oleh MMU dipetakan menjadi alamat fisik yang akan disimpan di dalam memori.
Memori-Manajemen Unit
       Hardware yang memetakan alamat virtual ke alamat fisik.
       Pada MMU, nilai dalam  relocation register ditambahkan ke  relocation register ditambahkan ke  setiap address yg di generate oleh sebuah process pada saat dia dikirim ke memory fisik


 Pemuatan Dinamis
  Memanggil routine yang diperlukan saja pada memori
  Baik dalam hal pemanfaatan alokasi memori, karena routine yang tidak digunakan tidak di load
  Ketika pemanggilan terjadi rutin pemanggil akan  memeriksa di memory, apakah rutin yg  dibutuhkan itu sudah ada atau belum, jika belum,  dipanggil dan dialokasi ke memory

OverLays

  Metode untuk menjalankan suatu proses yang membutuhkan memori lebih besar daripada yang tersedia.
  Data dan instruksi yang diperlukan dimasukkan langsung ke memori utama.
  Routine-nya dimasukkan ke memori secara bergantian.
  Tidak memerlukan bantuan dari sistem operasi.
  Sulit untuk dilakukan karena menggunakan teknik khusus
  Menjadi tanggung jawab programmer
  • Sekarang teknik ini sudah digantikan oleh Virtual Memory

0 komentar:

Posting Komentar